The Role of Chinese Character on Restaurant and Cafe’s Sign Systems in Bandung

KEBERFUNGSIAN DESAIN PENANDA IDENTITAS BERHURUF CINA PADA RESTORAN DAN CAFE DI BANDUNG

Elizabeth Susanti Gunawan, Naomi Haswanto, Dody Achmad

Jurnal Wimba

Abstrak

Setelah pencabutan larangan penggunaan bahasa Cina pada tahun 2000 oleh Presiden Abdurrahman Wahid, penanda identitas perusahaan dengan menggunakan Huruf Cina semakin banyak bermunculan di Indonesia. Munculnya penanda identitas menggunakan bahasa Cina 10 tahun ini terakhir ini cukup membingungkan karena mengingat tidak banyak orang-orang yang bisa membacanya. Fungsi sistem penanda untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat luas menjadi tidak sepenuhnya tercapai. Tulisan mengenai bagaimana penanda identitas berhuruf Cina di Bandung sebagai bahasa yang masih asing dengan tingkat keterbacaan sangat rendah namun bisa membentuk image yang kuat dengan tingkat keberfungsian yang tinggi, juga mengenai filosofi kebudayaan Cina yang terdapat dalam unsur-unsur pembentuk sistem penanda seperti pemilihan nama, bentuk logo, bentuk tipografi Cina dan warna, belum pernah ditulis sebelumnya.

Dalam penelitian ini dikaji keberadaan penanda identitas restoran/cafe yang terdapat di Bandung, Jawa Barat. Dengan menganalisa unsur-unsur yang terdapat dalam penanda identitas restoran yang berhuruf Cina, penelitian ini berupaya mengevaluasi keterbacaan sistem penanda yang menggunakan huruf Cina oleh masyarakat. Mengetahui secara pasti tingkat keefektifan penanda identitas tersebut sehingga untuk pembuatan desain selanjutnya, desainer bisa lebih memperhatikan latar belakang penerima pesan agar penanda identitas dengan huruf Cina bisa dimengerti sehingga tetap berfungsi sebagai petanda keberadaan suatu restoran/cafe. Selain itu penelitian ini berusaha mengidentifikasi unsur budaya Cina yang terdapat dalam penanda identitas berhuruf Cina, dengan menguraikan hasil analisa elemen visual penanda identitas, seperti: pemilihan nama, warna, bentuk, penggunaan simbol dalam budaya Cina dan jenis huruf. Masyarakat Cina merupakan masyarakat yang budayanya telah berkembang selama ribuan tahun. Mulai dari warna dalam budaya Cina memiliki maknanya tersendiri, hingga benda-benda kebudayaan khas Cina yang memiliki makna mendalam bagi masyarakatnya. Beberapa unsur budaya khas Cina begitu terasa dalam desain penanda identitas restoran/cafe yang didesain dengan huruf Cina.
Huruf Cina yang berfungsi sebagai teks untuk menyampaikan informasi menjadi tidak efektif, karena keberadaannya di Bandung, kota yang sebagian besar masyarakatnya tidak bisa berbahasa Cina. Karena itu huruf Cina yang digunakan dalam penanda identitas di Bandung bergeser fungsinya dari teks (logotype) menjadi suatu ornamen (logogram) yang memberikan nuansa dan identitas kecinaan. Jadi pesan teks bukan lagi hal utama yang ingin diperlihatkan, melainkan pencitraan sebagai tujuan utama yang ingin diperlihatkan.

Kata kunci: penanda identitas, huruf Cina, restoran, cafe

PDF